Selasa, 27 November 2012

Gunung itu Bergerak.!?.. Benarkah ?







“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS An-Naml:88]
     Keindahan alam pegunungan merupakan sebuah idaman bagi orang-orang tertentu, kesejukan udaranya, pemandangan alamnya yang serba hijau, mungkin kita tidak pernah menyangka bahwa pegunungan tinggi yang menjulang itu ternyata dapat bergerak.Manusia menganggap pergerakan ini adalah hal yang tidak masuk akal, namun secara jelas ayat Al-Qur’an telah membahasnya 14 abad yang silam.
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.
Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener, baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.
Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil. Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi. Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut: Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner,At.Al,1985:30).Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini, dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978:12).
     Sekali lagi sudah terbukti kebenaran Al-Qur’an, ribuan tahun yang lalu telah disebutkan semua keajaiban yang terjadi dialam, Mahan Benar Allah dengan segala Firman-Nya. Maka sangat bodohlah kita apabila sudah mengetahui semua kebenaran itu, ternyata masih ingkar terhadap kitab tersebut.
Ref:
Holy Qur’an
http://hawaii.hawaii.edu


Senin, 26 November 2012

Ada Apa di Balik Awan ?


  Masih berbincang tentang keajaiban Al-Qur’an tentang alam, dalam Al-qur-an telah berbicara dan mengungkap fakta tentang kejadian dialam raya, nyatanya ilmu pengetahuan baru bisa mengungkap setelah ribuan tahun berlalu sejak diwahyukan Al-Quran kepada Rasullullah Muhammad.SAW.

 Sejenak kita melihat gumpalan awan yang ada pada ketinggian, terlihat putih, lembut, seolah merupakan benda yang rapuh, selain itu juga terdapat keindahan yang terlihat didalamnya.Fakta lain didalam Al-Qur’an menyebutkan :











Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. (Qs. An-Nur:43)

   Awan yang kita lihat begitu lembut, ternyata menyimpan misteri, edaran awan dialam semesta merupakan siklus yang panjang dalam ilmu pengetahuan,kala dulu kita ingat pelajaran ilmu alam tentang terjadinya hujan, secara gamblang kita sebutkan kemudian, bahwa air laut,atau sumber air yang lain, ketika terkena sinar matahari dan mengalami penguapan, kemudian terjadilah gumpalan awan, karena diatas ketinggian, uap air yang berbentuk awan itu mengalami perubahan suhu, yang tadinya panas berubah menjadi dingin dan kemudian jadilah butiran air, diturunkan dalam bentuk hujan.Subhanallah... Lalu bagaimana dengan petir..?

Sabtu, 24 November 2012

Rahasia Penciptaan Kulit Manusia


Allah menciptakan semua yang ada dilangit dan bumi, mempunyai arti makna yang bisa di pelajari. Anatomi tubuh manusia memiliki fungsi yang luar biasa dalam kehidupan kita, mulai dari organ terluar dalam hal ini kulit sampai dengan organ dalam, setiap organ dalam tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing. Sebelum lebih banyak membahas keagungan Allah SWT yang lebih berat lagi, sedikit kita pahami tentang makna kulit tubuh manusia. Tubuh manusia dibungkus oleh kulit yang fungsinya sebagai alat sekresi dan indra peraba, fungsi kulit ternyata tidak hanya untuk keperluan dunia saja, namun Allah SWT menciptakan kulit juga digunakan untuk kepentingan akhirat juga.
Anatomi Kulit 
    
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Kasus luka bakar dengan kadar yang sangat berat, saat ini bisa dilakukan pengobatan, bahkan tidak hanya luka bakar, luka lain yang berhubungan dengan kulit dapat dilakukan transplantasi, artinya kulit yang rusak bisa diganti dengan menumbuhkannya dari jaringan kulit pada bagian tubuh lain.Kondisi seperti ini bisa dikerjakan dialam dunia, namun apabila hal ini terjadi di akhirat, pada yaumil akhir nanti?. Coba kita telaah ayat Al-Quran dibawah ini.









Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(Qs.An-Nisa:56).
Jaringan kulit yang terbakar

Berdasarkan Ayat Al-Qur’an diatas, seharusnya kita semakin menyadari itulah sebabnya Allah menciptakan kulit serta menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir di yaumil akhir nanti  supaya hambaNya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut.Semoga kita termasuk orang-orang yang diampuni dosa-dosanya, sehingga terhindar dari azab neraka, bisa kita bayangkan, didunia saja ketika kulit kita terkena sedikit api saja, rasa sakitnya sudah luar biasa, sedangkan di akhirat nanti panasnya api jahanam adalah tujuh puluh kali lipat panasnya api yang ada didunia.
Lalu nikmat tuhanmu yang manakah yang akan kamu dustakan?.
Maha benar Allah dengan segala firmanya.

Ref.
Holy Qur'an 
http://www.scienceislam.com

Kamis, 22 November 2012

AIR TAWAR DALAM LAUTAN

Janji Allah adalah benar, dan akan selalu begitu. Pernahkah kita berfikir dan bertanya sudah berapa lamakah usia Al-Qur’an sampai saat ini..? sejak pertama kali di wahyukan kepada Muhammad  Rasulullah, tentunya sudah ribuan tahun. Pernahkah kita bertanya sudah berapa kali Al-Qur’an dijahili, dirusak maknanya, dikacaukan artinya oleh orang-orang kafir, yang tidak suka  terhadap perkembangan agama islam, mungkin sudah tak terhitung lagi. Allah adalah sebenar-benarnya pelindung. Saat ini, seluruh umat Islam, di mana pun mereka berada, membaca Al Qur'an yang sama. Tidak ada satu perbedaan pun yang ditemui dalam satu kata atau hurufnya . Al Qur'an yang diwahyukan pada Rasulullah SAW, dan dibukukan oleh Kalifah Abu Bakar RA dan kemudian dituliskan oleh Kalifah Usman RA yang hidup 1400 tahun yang lalu, dan Al Qur'an yang kita baca sekarang adalah sama. Ada hubungan erat antara semuanya itu. Artinya, mulai semenjak Al Qur'an diwahyukan pada Nabi Muhammad SAW, Al Qur'an tetap terjaga seluruhnya. Ini karena Allah melindungi Al Qur'an dari orang-orang jahat yang berniat mengubahnya atau menambahkan bagian-bagian tertentu ke dalamnya. Dalam satu ayat, Allah memberi tahu kita bahwa Allah secara langsung menjaga Al Qur'an.
                                                                   
“Sesungguhnya kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS Al-Hijr: 9).

Sepenggal ayat yang disampaikan diatas, merupakan salah satu keajaiban Al-Qur’an, namun didalamnya masih banyak keajaiban dan keindahan Al-Qur’an, yang dari masa kemasa semakin terkuak kebenaran yang terkandung didalamnya. Perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan sangat mendukung untuk membuktikan kebenaran Al-Qur’an, alam semesta dan seisinya menjadi bukti bahwa kebesaran Allah adalah nyata, yang tidak bisa diukur oleh pengetahuan manusia. Peradaban manusia cenderung untuk meminta sebuah bukti dalam pikiran yang logis atau seuatu yang bisa dibuktikan dan dilihat oleh mata, paling tidak sudah dilakukan kajian dan penelitian.
   Dengan niat untuk bertukar informasi mari kita kaji temuan-temuan ilmu pengetahuan yang kemudian membuktikan bahwa semua  kejadian yang terjadi dialam semesta ini sudah dituliskan dalam Al-Qur’an, yang kita tahu Al-Qur’an terbit ribuan tahun sebelum masa kekemasan ilmu pengetahuan dimasa sekarang. Sangat naïf kiranya apabila ada segelintir orang yang masih mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah karya manusia, yaitu Muhammad Rasulullah, yang sekali lagi pada masa diturunkanya wahyu Al-Qur’an,tidak ada yang mengetahui sedikitpun tentang alam semesta misalnya, bahkan yang diberikan wahyu Al-Qur’an adalah manusia yang buta huruf..!.
Temuan pertama yang sangat menyentuh bagi saya adalah sang penemu keajaiban yang kemudian mendapatkan pencerahan, dengan melihat bukti bahwa yang  Ia temukan, ternyata sudah dituliskan dalam Al-Qur’an di masa ribuan tahun yang lalu. Berikut adalah beberapa keajaiban yang sudah ditelaah dan diketahui oleh manusia, melalui sederet penelitian dan pembuktian yang panjang.
I.   Air Tawar Dalam Lautan.
Yang kita ketahui dalam pemikiran awam, yang namanya laut pasti airnya asin dan itu mutlak, namun coba perhatikan penggalan ayat Al-Qur’an dibawah ini.

Rabu, 21 November 2012

Mengenal SPSS


Norman Nie, Stanford University
SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse. SPSS banyak digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu (quality improvement), serta riset-riset sains. SPSS pertama kali muncul dengan versi PC (bisa dipakai untuk komputer desktop) dengan nama SPSS/PC+ (versi DOS). Tetapi, dengan mulai populernya system operasi windows. SPSS mulai mengeluarkan versi windows (mulai dari versi 6.0 sampai versi terbaru sekarang). Pada awalnya SPSS dibuat untuk keperluan pengolahan data statistik untuk ilmu-ilmu social, sehingga kepanjangan SPSS itu sendiri adalah Statistikal Package for the Social Sciens. Sekarang kemampuan SPSS diperluas untuk melayani berbagai jenis pengguna (user), seperti untuk proses produksi di pabrik, riset ilmu sains dan lainnya. Dengan demikian, sekarang kepanjangan dari SPSS Statistical Product and Service Solutions. SPSS dapat membaca berbagai jenis data atau memasukkan data secara langsung ke dalam SPSS Data Editor.
      Bagaimanapun struktur dari file data mentahnya, maka data dalam Data Editor SPSS harus dibentuk dalam bentuk baris (cases) dan kolom (variables). Case berisi informasi untuk satu unit analisis, sedangkan variable adalah informasi yang dikumpulkan dari masing-masing kasus. Antara 2009 dan 2010 vendor utama untuk SPSS disebut PASW (prediksi analisis perangkat lunak) Statistik. Perusahaan ini mengumumkan 28 Juli 2009 itu diakuisisi oleh IBM sebesar US $ 1,2 miliar. [1] Pada Januari 2010, menjadi "SPSS: Sebuah Perusahaan IBM". Transfer lengkap dari bisnis IBM dilakukan dengan 1 Oktober 2010. Pada tanggal tersebut, SPSS: Sebuah Perusahaan IBM, tidak ada lagi. IBM SPSS sekarang sepenuhnya diintegrasikan ke dalam IBM Corporation, dan merupakan salah satu merek di bawah IBM Software Group Portofolio Bisnis Analytics, bersama dengan IBM Cognos. Sejarah SPSS SPSS (awalnya, Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) dirilis dalam versi pertama pada tahun 1968 setelah dikembangkan oleh Norman H. Nie dan C. Hadlai Hull. Norman Nie kemudian sebuah ilmu politik pascasarjana di Stanford University , dan sekarang Riset Profesor di Departemen Ilmu Politik di Stanford dan Profesor Emeritus Ilmu Politik di University of Chicago.